Skip to content
06/07/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem
  • Sosial Ekobis

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Mandar News 05/07/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-111

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di provinsi ini mencapai 74,70 persen, tertinggi secara nasional. Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi, Universitas Amikom Yogyakarta menghadirkan Amikom Creative Economy Park (ACEP) sebagai ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, industri kreatif, inovasi, dan kewirausahaan dalam satu lingkungan kampus.

Saat ini Universitas Amikom Yogyakarta memiliki sekitar 10.000 mahasiswa aktif yang belajar dalam lingkungan pendidikan berbasis teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan. Pengembangan ekosistem tersebut didukung oleh tiga fakultas utama, yaitu Fakultas Ilmu Komputer (FIK), Fakultas Ekonomi dan Sosial (FES), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Ketiga fakultas tersebut menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital dan ekonomi kreatif, mulai dari informatika, kecerdasan buatan, ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, bisnis digital, akuntansi, arsitektur, geografi, hingga perencanaan wilayah dan kota.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Suyanto, M.M., mengatakan bahwa Amikom tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas kreatif.

“Di Amikom, mahasiswa tidak hanya belajar untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dipersiapkan untuk menciptakan pekerjaan. Melalui Amikom Creative Economy Park, kami membangun ekosistem yang memungkinkan mahasiswa terlibat langsung dalam industri kreatif sejak masih berada di bangku kuliah,” ujarnya.

Melalui ACEP, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman industri secara langsung melalui berbagai teaching industry dan unit kreatif yang berada di lingkungan kampus, seperti studio animasi, studio gim, software house, radio, televisi, motion capture studio, pusat inovasi, hingga technopreneur center. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan produk, mengelola proyek, serta memahami kebutuhan industri sebelum lulus.

Ekosistem tersebut telah melahirkan berbagai karya dan inovasi yang mendapatkan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa dan alumni Amikom terlibat dalam pengembangan animasi, film, aplikasi digital, serta startup teknologi. Untuk memperkuat daya saing global, Amikom juga menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, termasuk institusi dan pelaku industri kreatif dari Silicon Valley dan Hollywood.

Komitmen terhadap inovasi dan kewirausahaan turut mengantarkan Universitas Amikom Yogyakarta meraih berbagai pengakuan internasional. Pada 2024, Amikom berhasil meraih Peringkat 1 Dunia kategori Leadership dan Peringkat 2 Dunia kategori Symbol/Promotion dalam World University Rankings for Innovation (WURI) 2024. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Amikom dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi dunia pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

“Pengakuan internasional yang diraih Amikom menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masa depan. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan berinovasi, berkolaborasi, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Prof. Suyanto.

Selain membangun budaya inovasi, Amikom juga menumbuhkan budaya prestasi di kalangan mahasiswa. Pada 2024, universitas memberikan penghargaan beasiswa kepada 44 mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih pencapaian di tingkat internasional, nasional, dan regional sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka di bidang akademik maupun non-akademik.

Untuk memastikan akses pendidikan yang lebih luas, Universitas Amikom Yogyakarta menyediakan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif. Program tersebut mencakup Beasiswa Prestasi Akademik, Beasiswa Prestasi Olahraga, Beasiswa Prestasi Seni Budaya, Beasiswa Pemimpin Muda, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, serta berbagai program beasiswa hasil kerja sama dengan mitra strategis. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh dukungan biaya pendidikan hingga 100 persen sesuai kategori dan capaian prestasi yang dimiliki.

Melalui kombinasi pendidikan berbasis industri, budaya inovasi, prestasi global, dan akses pendidikan yang inklusif, Universitas Amikom Yogyakarta terus mengembangkan ekosistem Creative Economy Park untuk mencetak talenta unggul, inovator, dan entrepreneur masa depan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto
Next: Dekatkan Layanan, Kanim Polewali Mandar Hadirkan Pasporia dan CKG di Gelaran Mandar Running Fest

Related Stories

codeimg-110
  • Sosial Ekobis

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Mandar News 05/07/2026
codeimg-109
  • Sosial Ekobis

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Mandar News 05/07/2026
codeimg-108
  • Sosial Ekobis

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

Mandar News 05/07/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1382) Malunda (50) mamasa (449) mamuju (250) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (270) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1393) TMMD (56) Unsulbar (66) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d