Skip to content
14/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • WTI Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Waspadai Risiko Pasokan Global
  • Sosial Ekobis

WTI Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Waspadai Risiko Pasokan Global

Mandar News 14/10/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-316

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan penguatan setelah kembali mendapat dukungan di zona US$91,05–US$93,39. Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures, harga membentuk candlestick bullish yang cukup kuat setelah mengalami penolakan di area support. Kondisi tersebut mengindikasikan meningkatnya momentum beli dan membuka peluang pembalikan arah menuju tren bullish.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai bahwa pola Double Bottom pada timeframe harian menjadi sinyal yang perlu diperhatikan dalam membaca prospek harga minyak. Pola tersebut mengindikasikan kemungkinan melemahnya tekanan jual setelah harga menguji area support dalam dua kesempatan. Jika momentum kenaikan berlanjut, WTI berpeluang membentuk primary trend menuju zona resistance US$99,51–US$100,98.

Dalam proyeksi Dupoin Futures, area US$91,05–US$93,39 berperan sebagai support penting untuk mempertahankan skenario bullish. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang penguatan masih terbuka. Koreksi yang terjadi sebelumnya juga berpotensi telah berakhir, sehingga harga minyak dapat melanjutkan pergerakan naik menuju resistance terdekat.

Sinyal teknikal ini sejalan dengan potensi dukungan harga setelah WTI gagal menembus level US$90 per barel. Kegagalan bergerak lebih rendah dapat mengindikasikan adanya minat beli di sekitar level tersebut. Meski demikian, Dupoin Futures menilai konfirmasi dari pergerakan harga berikutnya tetap diperlukan untuk memastikan bahwa momentum bullish dapat bertahan.

Dari sisi fundamental, risiko gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi menopang harga minyak. Konflik di kawasan strategis dan ketidakpastian jalur distribusi energi dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap ketersediaan minyak global. Apabila risiko pasokan meningkat, harga WTI berpotensi memperoleh dorongan kenaikan karena pasar memperhitungkan kemungkinan terganggunya produksi maupun pengiriman minyak mentah.

Namun, prospek penguatan minyak juga menghadapi sejumlah tantangan. Potensi peningkatan pasokan global dapat membatasi kenaikan apabila ketersediaan minyak bertambah. Selain itu, kekhawatiran terhadap permintaan energi dapat menahan momentum bullish, terutama jika aktivitas ekonomi tidak cukup kuat untuk mendorong konsumsi minyak.

Dupoin Futures menilai keseimbangan antara pasokan dan permintaan akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah harga selanjutnya. Ketegangan geopolitik dapat meningkatkan risiko gangguan pasokan dan mendorong harga naik, sedangkan pemulihan pasokan serta permintaan yang lebih lemah berpotensi membatasi penguatan. Perubahan pada kedua faktor tersebut dapat memicu volatilitas di pasar minyak mentah.

Dari perspektif teknikal, resistance US$99,51–US$100,98 menjadi zona yang perlu diperhatikan jika WTI mampu mempertahankan momentum kenaikan. Apabila harga terus bergerak di atas support US$91,05–US$93,39, peluang melanjutkan tren bullish masih terbuka. Sebaliknya, penurunan kembali di bawah zona support dapat melemahkan skenario pembalikan arah dan meningkatkan risiko tekanan jual.

Dengan demikian, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa WTI berpeluang melanjutkan penguatan, didukung pola Double Bottom dan potensi risiko gangguan pasokan. Meski begitu, perkembangan geopolitik serta keseimbangan pasokan dan permintaan tetap menjadi penentu penting. Pelaku pasar perlu memantau perubahan sentimen dan level teknikal sebelum mengambil keputusan perdagangan. Proyeksi ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga atau rekomendasi transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Prediksi Emas Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi

Related Stories

codeimg-315
  • Sosial Ekobis

Prediksi Emas Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi

Mandar News 14/10/2026
codeimg-314
  • Sosial Ekobis

Makin Dekat dengan Publik, WIKA Beton Raih 3 Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

Mandar News 14/10/2026
codeimg-313
  • Sosial Ekobis

Bittime Soroti Penguatan Standar Custody Kripto, Keamanan Jadi Bagian Penting Perdagangan Futures

Mandar News 14/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1389) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (92) sulbar (1404) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d