Skip to content
27/04/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • “Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
  • Sosial Ekobis

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Mandar News 27/04/2026 2 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-478

Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Tapi bagi banyak orang tua, artinya besar sekali.

Tidak semua anak bangun pagi dengan semangat untuk berangkat ke sekolah. Ada yang harus dibujuk, ada yang merasa cemas, bahkan ada yang merasa tidak nyaman. Bagi mereka, sekolah hanya sekadar tempat belajar—bukan tempat yang terasa menyenangkan.

Sekarang bayangkan kalau seorang anak berkata dengan tulus:
“Aku nggak sabar ketemu teman-teman lagi di sekolah.”
“Aku mau cerita ke guruku hari ini.”

Di situlah perbedaannya mulai terasa.

Sekolah bisa menjadi tempat di mana anak merasa dilihat dan dihargai. Karena pada dasarnya, setiap anak ingin diperhatikan, didengarkan, dan dipahami – bukan hanya sebagai “siswa”, tapi sebagai individu dengan cerita, emosi, dan keunikan masing-masing.

Di lingkungan yang hangat, guru tidak hanya mengajar dari depan kelas. Mereka hadir – duduk bersama, mendengarkan, tertawa, dan benar-benar mengenal muridnya. Mereka tahu kapan anak butuh dorongan, dan kapan hanya butuh ditemani.

Saat anak merasa diterima, mereka jadi lebih terbuka. Mereka berani mencoba hal baru. Mereka tidak takut gagal dan lebih cepat bangkit saat menghadapi kesulitan.

Lebih dari Sekadar Sekolah

Ada sekolah dengan fasilitas lengkap. Ada juga yang unggul secara akademik.

Tapi ada hal yang tidak bisa diukur dengan angka:

Perasaan seperti “pulang” saat melewati gerbang sekolah. Disambut dengan senyuman. Dipanggil dengan namanya.Dan merasa, “Aku memang bagian dari tempat ini.”

Lingkungan seperti ini tidak terbentuk begitu saja. Ia tumbuh dari hubungan antara guru, siswa, orang tua, dan komunitas yang saling peduli.

Kenangan yang Akan Mereka Bawa Selamanya

Suatu hari nanti, anak-anak mungkin akan lupa rumus atau ujian yang pernah mereka hadapi.

Tapi mereka tidak akan lupa:

  > Siapa yang membuat mereka percaya diri

  > Siapa yang selalu ada saat mereka kesulitan

  > Dan bagaimana rasanya berada di tempat yang menerima mereka apa adanya

Sekolah yang terasa “homey” meninggalkan kesan yang jauh lebih dalam dari sekadar akademik. Ia menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.

Saat Sekolah Menjadi Tempat yang Nyaman

Ini bukan sekadar harapan. Semakin banyak sekolah yang menyadari bahwa kenyamanan emosional adalah fondasi penting dalam proses belajar.

Salah satunya adalah New Zealand School Jakarta.

Dengan pendekatan yang hangat, komunitas yang erat, dan hubungan dekat antara guru, orang tua, dan murid, sekolah ini menghadirkan suasana di mana anak-anak tidak hanya belajar, tapi juga merasa diterima.

Dan mungkin, tanpa disadari, momen paling berarti bagi orang tua adalah ketika anak mereka berkata:

“Aku tidak sabar untuk pergi ke sekolah besok…”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
Next: Gelar Sosialisasi, Imigrasi Polewali Mandar Tertibkan Administrasi Kawin Campuran

Related Stories

codeimg-479
  • Sosial Ekobis

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Mandar News 27/04/2026
codeimg-477
  • Sosial Ekobis

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Mandar News 27/04/2026
codeimg-476
  • Sosial Ekobis

Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

Mandar News 27/04/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1371) Malunda (49) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1383) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d