Skip to content
13/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
  • Sosial Ekobis

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Mandar News 13/10/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-288

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, balasan bisnis melalui WhatsApp Business Platform yang sebelumnya gratis tanpa batas kini dikenai biaya setelah kuota gratis 1.000 pesan service per nomor bisnis per bulan habis. Ketentuan ini mencakup pesan balasan yang dikirim oleh customer service maupun chatbot yang menggunakan kategori pesan service. Artinya, semakin banyak pesan balasan yang dikirim, semakin besar potensi biaya yang perlu ditanggung bisnis.

Untuk membantu bisnis menghadapi perubahan tersebut, Barantum akan membagikan strategi penghematan biaya WhatsApp melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara online melalui Zoom. Sesi ini akan membahas cara menghitung biaya, mengevaluasi SOP layanan, dan mempertimbangkan kanal komunikasi yang sesuai agar efisiensi tetap sejalan dengan kualitas layanan pelanggan.

Mengapa Bisnis Perlu Meninjau Biaya WhatsApp?

Sebelumnya, pesan service berupa balasan bebas dalam jendela layanan pelanggan 24 jam tidak dikenai biaya Meta. Sejak 1 Oktober 2026, setiap nomor bisnis memperoleh kuota gratis 1.000 pesan service per bulan. Setelah kuota tersebut habis, pesan berikutnya untuk penerima di Indonesia dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Template utility yang dikirim dalam jendela layanan 24 jam juga mulai dikenai biaya.

Perubahan ini membuat bisnis perlu menghitung ulang pengeluaran berdasarkan jumlah pesan yang dikirim. Pesan masuk dari pelanggan tidak dikenai biaya Meta, tetapi balasan service dari petugas maupun chatbot dapat menambah pemakaian kuota. Penggunaan AI Agent juga perlu diperhitungkan apabila terdapat biaya tambahan dari penyedia layanan.

Sebagai ilustrasi, satu nomor bisnis menerima 1.500 chat per bulan. Setiap chat menghasilkan rata-rata enam hingga tujuh pesan balasan, sehingga totalnya mencapai 10.000 pesan balasan per bulan. Setelah dikurangi kuota gratis 1.000 pesan, terdapat 9.000 pesan yang dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Estimasi biaya Meta menjadi Rp3.209.850 per bulan.

Angka tersebut merupakan simulasi dengan asumsi seluruh balasan termasuk kategori service yang dikenai tarif tersebut. Biaya aktual dapat berbeda sesuai kategori pesan, ketentuan penagihan, serta komponen biaya lain. Simulasi ini belum mencakup pajak, biaya platform WhatsApp API, atau biaya layanan AI.

Karena itu, bisnis perlu meninjau kembali volume pesan dan pola respons sebelum menentukan langkah penghematan. Untuk menghitung estimasi berdasarkan pola pemakaian, Anda dapat menggunakan kalkulator tarif WhatsApp API Barantum. Hasilnya dapat menjadi gambaran awal untuk membandingkan potensi biaya dengan pengeluaran aktual dan menentukan peluang optimasi layanan.

Workshop Gratis untuk Tekan Biaya WhatsApp

Melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026”, Barantum mengajak bisnis mengevaluasi pengeluaran WhatsApp sekaligus meninjau proses layanan pelanggan. Webinar ini mengusung subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience” dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB melalui Zoom.

Dalam sesi ini, peserta akan diajak memahami perubahan skema biaya WhatsApp, menghitung estimasi pengeluaran berdasarkan volume pesan, serta mengidentifikasi peluang optimasi melalui perbaikan SOP dan pemilihan kanal komunikasi. Pembahasan juga akan menyoroti pentingnya mengurangi pertanyaan berulang tanpa membuat pelanggan kesulitan memperoleh jawaban.

Webinar menghadirkan Ahmad, Sr. Digital Marketing & CRM Expert, serta Alif, Sr. Business Development & CRM Consultant. Keduanya akan membahas strategi yang dapat dipertimbangkan bisnis untuk meningkatkan efisiensi layanan berdasarkan kebutuhan operasional. Anda dapat melakukan pendaftaran melalui form registrasi webinar Barantum.

Penghematan biaya WhatsApp tidak cukup dilakukan dengan mengurangi jumlah balasan. Anda juga perlu memastikan setiap interaksi membantu menyelesaikan kebutuhan pelanggan secara efektif. Dengan perhitungan biaya dan evaluasi proses yang tepat, perusahaan dapat menentukan strategi layanan yang lebih efisien tanpa mengabaikan pengalaman pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Next: Pasokan Air Tidak Lancar, Warga Mamasa Kaget Ditagih PDAM Rp800 Ribu

Related Stories

codeimg-289
  • Sosial Ekobis

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Mandar News 13/10/2026
codeimg-287
  • Sosial Ekobis

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Mandar News 13/10/2026
codeimg-286
  • Sosial Ekobis

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Mandar News 13/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1389) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (92) sulbar (1404) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d