Foto kiri: Pembangunan RSUD Kondosapata. Foto kanan: Koordinator HAM, Taufik Rama Wijaya.
Mamasa, mandarnews.com – Himpunan Aktivis Mamasa (HAM) menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata yang saat ini sedang berlangsung. HAM menilai pembangunan rumah sakit tersebut merupakan salah satu kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan.
Koordinator HAM, Taufik Rama Wijaya, mengatakan bahwa kehadiran RSUD Kondosapata yang representatif akan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan.
“RSUD Kondosapata adalah kebutuhan utama warga Mamasa. Kami mendukung penuh pembangunan rumah sakit ini karena masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, modern, dan berkualitas,” sebut Taufik dalam keterangannya melalui WhatsApp, Senin (7/7/2026).
HAM berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, memenuhi standar teknis, serta mengutamakan mutu bangunan sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan berkualitas agar warga Mamasa benar-benar dapat merasakan pelayanan rumah sakit yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ujar Taufik.
Menanggapi adanya informasi mengenai dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan penggunaan material bangunan, HAM menghormati hak setiap elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap proyek pemerintah sebagai bagian dari kontrol sosial.
Namun demikian, HAM mengingatkan agar seluruh dugaan tersebut disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan didukung dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Proses penegakan hukum perlu dilakukan secara profesional, objektif, dan menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujar Taufik.
HAM berharap PT. Adhi Persada Gedung sebagai pelaksana proyek tetap fokus menyelesaikan pembangunan RSUD Kondosapata sesuai kontrak kerja, spesifikasi teknis, serta seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“ Jika memang terdapat dugaan pelanggaran, biarlah aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya. Yang paling penting, pembangunan rumah sakit ini jangan sampai terhambat karena masyarakat Mamasa sangat membutuhkan fasilitas kesehatan tersebut,” tegas Taufik.
HAM juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal pembangunan RSUD Kondosapata agar selesai tepat waktu, berkualitas, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. (rls)
Editor: Ilma Amelia
