Skip to content
15/08/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Hadiri Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026, BP Tapera Dukung Pemenuhan Hunian Berdasarkan Data BPS
  • Sosial Ekobis

Hadiri Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026, BP Tapera Dukung Pemenuhan Hunian Berdasarkan Data BPS

Mandar News 14/08/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-243

Dalam jumpa pers Heru Pudyo Nugroho menyampaikan BP Tapera tentunya mendukung keberadaan data yang dirilis tersebut dengan berkolaborasi bersama pengembang perumahan. Lebih lanjut Heru juga menyatakan bahwa pemerintah selama ini telah memberikan beragam dukungan dalam mendorong program Tiga Juta Rumah “Setelah kebijakan mengenai SLIK OJK diterbitkan, tidak sampai 2 bulan terdapat realisasi mencapai 40 ribu unit rumah. Kebijakan ini dapat menjadi salah satu pengaruhnya

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo
Nugroho hadiri forum Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026 yang
diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).Kegiatan ini turut dihadiri
oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.Rilis yang berupa statistik
berbasis riset dan data yang disajikan BPS tersebut diharapkan dapat mendukung
pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang hunian.

Ketua BPS, Amalia Adininggar dalam laporannya menyampaikan
bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman  (PKP) serta Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) kerap menggunakan data BPS dalam menyusun kebijakan.Disebutkan
bahwa publikasi ini merupakan perdana, pertama kalinya diterbitkan dan belum
pernah ada sebelumnya.Data rilis tersebut memuat mengenai Data Backlog 1 yang
merupakan Kepemilikan, dan Data Backlog 2 yang merupakan Keluarga yang
Menempati Rumah Sendiri Namun Tidak Memenuhi Layak Huni.”Rilis kami
menyebutkan bahwa Backlog 1 menurun, dari 9,64 juta jiwa menjadi 9,29 juta
jiwa. Sama halnya dengan Backlog 2, menurun dari 18,77 juta jiwa menjadi 18,01
juta jiwa,” terang Amalia.

Lebih lanjut Amalia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025
hingga 2026 terjdi peningkatan akses rumah layak huni.Rilis ini juga
menerbitkan capaian daa bantuan pembiayaan perumahan (Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP), seperti laki-laki lebih banyak mengakses manfaat
daripada perempuan, pegawai swasta menjadi golongan pekerjaan dengan akses
terbanyak, hingga kelompok penghasilan 4juta sampai dengan 6juta merupakan
kelompok tertinggi yang memperoleh akses FLPP, dan kelompok penghasilan 8juta
sampai dengan 10juta mulai meningkat dalam mengajukan akses FLPP.Menteri PKP
dan Menteri Dalam Negeri dalam arahannya memberikan apresiasi atas penerbitan
rilis ini.

“Sebagai birokrat, kita harus berubah. Terus untuk jaga
kepercayan, karena integritas itu mahal,” ujar Maruarar Sirait.Senada
dengan Menteri PKP, dalam arahannya Menteri Dalam Negeri menyatakan dukungannya
dengan mendorong Kepala Daerah untuk proses perizinan dalam hal pembangunan
serta bedah rumah.Dalam jumpa pers Heru Pudyo Nugroho menyampaikan BP Tapera
tentunya mendukung keberadaan data yang dirilis tersebut dengan berkolaborasi
bersama pengembang perumahan.

Lebih lanjut Heru juga menyatakan bahwa
pemerintah selama ini telah memberikan beragam dukungan dalam mendorong program
Tiga Juta Rumah “Setelah kebijakan mengenai SLIK OJK diterbitkan, tidak
sampai 2 bulan terdapat realisasi mencapai 40 ribu unit rumah. Kebijakan ini
dapat menjadi salah satu pengaruhnya, dan tentunya pemerintah akan terus melakukan
evaluasi,” pungkas Heru.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: The Fed Makin Dovish, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Justru Berpotensi Koreksi Pekan Depan?
Next: Transaksi Kripto Juni Tumbuh 24,2%, Bittime Sebut Pasar Indonesia Kian Matang

Related Stories

codeimg-264
  • Sosial Ekobis

Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

Mandar News 15/08/2026
codeimg-263
  • Sosial Ekobis

Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

Mandar News 15/08/2026
codeimg-262
  • Sosial Ekobis

BP Tapera Perkuat Sinergi Perumahan melalui REI Kalsel Expo ke-20

Mandar News 14/08/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (57) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1385) Malunda (50) mamasa (450) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (50) sulawesi barat (91) sulbar (1399) TMMD (56) Unsulbar (67) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d