Kepala SDN no. 51 Galung Pa’ara, Imran Saidi memantau murid yang sedang bertugas, Senin (26/10/2026).
Majene, mandarnews.com – Gerakan Literasi dan Numerasi dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 51 Galung Pa’ara Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Gerakan ini merupkana program Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Gerakan ini bertujuan untuk pemenuhan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Gerakan Literasi dan Numerasi disingkat Garda Aman.
“Gerakan ini ini berfokus kepada anak peserta didik yang diawali dengan pemberian tugas kepada murid. Mulai dari kelas empat, lima dan enam,” tutur Imran Saidi, S.Pd.,M.Pd saat ditemui di ruang kerjanya usai upacara sekolah, Senin 26/10/2026.
Sebagai simbol dimulainya pencanangan Garda Aman, SDN No. 51 Galung Pa’ara berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang sedang melakukan kegiatan asistensi mengajar .
Salah satu aksi Garda Aman, setiap hari ada tiga murid di tiga titik penjagaan yang ditunjuk untuk mengontrol dan mencatat peserta didik yang berkeliaran di saat proses belajar dan mengajar berlangsung. Setelah anak didik yang bertugas memperoleh catatan temuan maka petugas sendiri yang akan mengolah datanya sebagai bahan laporan ke pihak sekolah.
Asitensi mengajar Unsulbar Program PGSD dikomandoi seorang ketua yang bernama Agung. Ia mengatakan bahwa kegiatan mereka di SDN 51 Galung Pa’ara bersama sepuluh orang mahasiswa lainnya untuk melakukan asistensi mengajar selama empat bulan.
“Sudah beberapa kegiatan yang kami lakukan, seperti les membaca, les tari dan pelatihan membuat media pembelajaran. Kini Gerakan Aman Literasi dan Numerasi merupakan kolaborasi pihak sekolah dengan mahasiswa asistensi mengajar.
Saat kunjungan mandarnews, pemerhati lingkungan sekaligus pembina Adiwiyata, Aslan, juga sedang berkunjung ke SDN No. 51 Galung Pa’ara. Aslan bertindak sebagai pembina upacara Senin. Ia mengatakan bahwa kehadirannya di sekolah tersebut untuk melihat Program FKIP Unsulbar tentang pembelajaran leterasi. Sekaligus mengamati kondisi sekolah terkait dengan penanganan sampah yang telah dicanangkan pemerintah kabupaten majene menuju Adipura. (jufri)
