News

Tingkatkan Kapasitas Jajaran, Bawaslu Sulbar Lakukan Bimtek

Bimtek oleh Bawaslu Sulbar bersama dengan Bawaslu Kabupaten, di Hotel Villa Bogor, Majene, Selasa (10/11/2020)

Majene, mandarnews.com – Sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dari jajaran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat melakukan bimbingan teknis  terhadap semua Bawaslu Kabupaten di Sulbar yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Bimtek yang dilaksanakan  di Kab. Majene tepatnya di Hotel Villa Bogor, Selasa (10/11) dihadiri langsung pihak Bawaslu Provinsi.

Menurut Usman Jaya, Anggota Bawaslu Provinsi Sulbar, Bimtek sendiri dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pada jajaran Bawaslu, mulai dari Bawaslu Kabupaten sampai dengan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Apalagi sudah memasuki tahapan krusial, dimana kurang lebih 1 bulan lagi menjelang hari pelaksanaan Pilkada, sehingga banyak hal yang perlu dibenahi dan membutuhkan kesepamahaman, terkait semua hal baik dari tahapan kampanye sampai dengan perhitungan suara nantinya,” ucap Usman.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi ini juga menyampaikan, Bimtek tersebut juga menjadi suatu wadah untuk bagaimana menggali informasi dan pengetahuan dari jajaran di bawah.

“Serta menjadi momentun pada tatap muka ini untuk mengevaluasi kegiatan beberapa bulan terakhir yang kita lakukan ataupun yang akan dilakukan ke depannya. Apalagi ini pertama kalinya melaksanakan kegiatan tatap muka, semenjak pandemi Covid-19 karena wajib bagi kita menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah,” tandas Usman.

Menurutnya, ada beberapa hal – hal substansi yang menjadi penekanan kepada jajaran Bawaslu Kabupaten diantaranya, karena ini masih dalam tahapan perekrutan pengawas TPS dan satu orang tiap TPS maka itu harus dipersiapkan dengan baik.

Ia juga menekankan kepada Bawaslu Kabupaten, agar selalu bekerja sama dengan stakeholder di wilayah masing – masing terkait pencegahan, money politik, politisasi SARA dan aparat hingga dugaan intervensi dari penguasa yang melibatkan Aparatur Sipil Negara masuk dalam pusaran Pilkada. Sehingga hal – hal terkait dugaan pelanggaran kampanye bisa diminimalisir dan bisa membantu untuk pencegahan, sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk bersama – sama membangun partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan.

“Perlu juga diperhatikan dengan baik oleh jajaran pengawas adalah bagaimana agar betul – betul melakukan pengawasan, bukan hanya pengawasan normatif yang sesuai dengan peraturan perundang – undangan tetapi juga untuk mengawasi protokol kesehatan,” tukasnya.

Usman berharap, dengan dilakukannya Bimtek tersebut Bawaslu Kabupaten bisa membimtek Panwascamnya, dan Panwascam membimtek Pengawas Pemilihan Lapangan sampai dengan pengawas TPS karena ini merupakan hierarki.

Bimtek sendiri direncakan dilaksanakan selama 2 hari, yakni Senin 9 November sampai dengan 10 November dan diikuti Bawaslu Kabupaten yang melaksanakan Pilkada yakni Kab. Majene, Mamuju, Mateng dan Pasangkayu.
Reporter : Putra.

Leave a Comment