Murid kelas VI SD Negeri 28 Luaor menyanyikan lagu perpisahan sambil menangis dalam acara penamatan dan perpisahan sekolah tersebut, Rabu (3 juni 2026).
Majene, TMN – Isak tangis mewarnai acara penamatan dan pelepasan murid kelas VI SDN No. 28 Luaor Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Isak tangis terdengar di atas panggung di saat lagu perpisahan dinyanyikan oleh 24 murid yang tammat.
Giliran Guru dan orang tua muridpun ikut berurai air mata di saat pidato perpisahan diucapkan oleh dua orang perwakilan murid. Keduanya tampil dalam menyampaikan kesan dan pesan, baik perwakilan murid yang ditinggal maupun yang meninggalkan.
“Sebanyak 24 murid kelas VI sebagai peserta ujian kini lulus semuanya,” kata Hj. Raduma, S.Pd, SD., sebagai kepala SDN.No.28 Luaor saat ditemui usai acara Penamatan dan Pelepasan muridnya, Rabu (3 Juni 2026).
Ia juga memberi pesan kepada anak didiknya yang akan menempuh pendidikan ke tingkat selanjutnya agar teruslah belajar dan meningkatkan prestasi, serta patuhi kedua orang tua dan hormati guru di manapun melanjutkan pendidikan.
Pada saat yang bersamaan hadir pula Idris Aliman Kepala Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamboang. Pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan penamatan di SDN No.28 Luaor telah menunjukkan kesuksesan sekolah dalam menamatkan siswanya.
“Apalagi kita telah mendengarkan tadi penyampaian kepala sekolah bahwa ia telah menamatkan siswanya sebanyak 24 orang dan lulus seratus persen. Ini merupakan kebanggaan bukan hanya orang tua murid tetapi kita semua baik tenaga pendidik ataupun guru,” kata Idris Aliman.
Dalam Penamatan dan pelepasan murid kelas enam di SDN No. 28 Luaor, selain Kepala UPTD pendidikan, juga hadir para kepala SD se Kecamatan Pamboang, komite komite sekolah, Kepala Desa Bonde Utara, para kepala dusun dan orang tua murid yang tamat. (Jufri)
