Kepala SMA Negeri 2 Polewali, Wahdina, bersama Kasi Tikim Kanim Polewali Mandar, Hendra Saputra, dalam kegiatan Goes to School.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Polewali mengaku tertarik untuk melanjutkan studi ke Politeknik Keimigrasian dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas) usai mendapat sosialisasi dari Kantor Imigrasi (Kanim) Polewali Mandar dalam kegiatan Immigration Goes to School, Kamis (5/11/2026).
Ketertarikan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Polewali, Muh. Arda, kepada awak media usai pelaksanaan Kanim Polewali Mandar Goes to School.
“Secara pribadi, sebenarnya sejak awal saya tidak memiliki motivasi ataupun niat untuk bergabung dengan Poltek Imipas. Namun, setelah mendapatkan materi yang sangat menarik dalam sosialisasi tadi, termasuk penjelasan mengenai organisasi dan divisi-divisi yang ada di Poltek Imipas, justru muncul ketertarikan tersendiri bagi saya,” ujar Muh. Arda.
Dari sosialisasi itu, Muh. Arda menyadari bahwa menjadi bagian dari Poltek Imipas bukan sekadar mengenakan seragam taruna atau hal-hal semacam itu. Ternyata, terdapat berbagai organisasi yang memiliki pengaruh terhadap pembentukan kepribadian serta keberlangsungan tugas keimigrasian nantinya.
“Kalau ditanya tertarik atau tidak, saya tertarik. Namun, saya akan melihat terlebih dahulu jalur seleksi yang tersedia dan apakah jalur tersebut sesuai dengan kemampuan saya, termasuk persyaratan-persyaratan yang telah disampaikan tadi. Semoga saya bisa memenuhi persyaratan tersebut,” kata Muh. Arda.
Dirinya berharap, sosialisasi seperti ini tidak hanya dilaksanakan di daerah-daerah tertentu, tetapi juga menjangkau daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kepala SMA Negeri 2 Polewali, Wahdina, mengemukakan kalau Kanim Polewali Mandar Goes to School sudah dua kali dilaksanakan di sekolahnya.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Sebab, setiap tahun siswa berganti, sehingga sosialisasi ini menjadi hal baru bagi siswa-siswa yang belum pernah mengikutinya,” sebut Wahdina.
Ia memandang, materi selain pengenalan Poltek Imipas yang disampaikan, seperti informasi tentang paspor merupakan hal yang memang dibutuhkan saat ini.
“Anak-anak sekarang memang memiliki minat yang tinggi untuk pergi ke luar negeri, seperti ke Korea dan Jepang, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun bekerja,” ucap Wahdina.
Informasi ini penting, tambah Wahdina, karena anak-anak dapat menjadi penyambung informasi bagi keluarga. Jadi, kegiatan seperti ini sangat cocok dilaksanakan di kalangan siswa.
Untuk itu, Wahdina meminta agar Kanim Polewali Mandar bisa mengunjungi sekolahnya lagi tahun depan.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikim) Kanim Polewali Mandar, Hendra Saputra, menerangkan bahwa maksud dan tujuan Imigrasi Goes to School ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pelajar terkait masalah keimigrasian.
“Mengingat mereka sebentar lagi akan lulus, tidak menutup kemungkinan sebagian dari mereka akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri, contohnya ke Kairo, Mesir,” tutur Hendra.
Oleh karena itu, lanjut Hendra, para pelajar itu membutuhkan informasi terkini dan kredibel mengenai masalah keimigrasian. (ilm)
