Dinkes Majene dan Puskesmas Malunda melaksanakan kegiatan pemantauan faktor resiko kesehatan lingkungan pada usaha pembakaran arang dan pengolahan kopra di Kecamatan Malunda, Rabu (10/6/2026).
Majene, mandarnews.com – Dalam upaya pencegahan dan pengendalian faktor resiko penyakit berbasis lingkungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Majene bersama Puskesmas Malunda melaksanakan kegiatan pemantauan faktor resiko kesehatan lingkungan pada usaha pembakaran arang dan pengolahan kopra di Kecamatan Malunda, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan dilaksanakan di Desa Mekkatta dan Desa Lombong Timur, yang merupakan lokasi usaha pembakaran arang dan pengolahan kopra yang berpotensi menghasilkan paparan asap bagi pekerja maupun masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi usaha.
Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene yang hadir dalam kegiatan ini terdiri atas Nahriah, SKM, Jufri, SKM., M.KL selaku Sanitarian, dan Jayanti, SKM., M.Kes selaku tenaga Promkes. Hadir pula Kepala Puskesmas Malunda, Irwan, S.Kep, bersama petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) dan Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Malunda.
Selain melakukan observasi lapangan dan identifikasi potensi faktor risiko kesehatan lingkungan, tim juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha arang dan kopra serta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Edukasi yang diberikan meliputi upaya meminimalkan dampak paparan asap, pentingnya penggunaan alat pelindung diri bagi pekerja, pengaturan jarak aman antara lokasi usaha dan permukiman, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa, Danramil, dan Babinsa setempat sebagai bentuk dukungan lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat.
Melalui kegiatan pemantauan ini, diharapkan potensi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dari aktivitas pembakaran arang dan pengolahan kopra dapat diidentifikasi lebih dini, sehingga langkah-langkah pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan secara tepat guna melindungi kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Majene terus berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pengawasan faktor risiko lingkungan dan penguatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan.
Seperti diketahui sebelumnya, Polemik terkait dampak asap pembakaran arang yang dikeluhkan warga Dusun Samalio, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda menjadi perhatian pihak setempat dan sudah dilakukan mediasi oleh Polsek Malunda, Pemerintah Dese dan Puskesmas Malunda.
(Ptr/rls)
