Duduk mulai dari kiri Prof. Dr. Ir. Rahmadi Tambaru, M.Si. (Ketua Departemen Ilmu Kelautan Unhas), Wardin Wahid, SH (Kades Palipi Soreang), dan Prof. Dr. Mahatma, ST., M.Sc. (Dekan FIKP Unhas) dalm kegiatan pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Palipi Soreang, Sabtu 25 April 2026.
Majene, mandarnews.com – Departemen Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Palipi Soreang Kec. Banggae Kab. Majene, Sulawesi Barat. Kegiatan ini berlangsung di aula kantor desa setempat, Sabtu (25/4/2026).
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Departemen Ilmu Kelautan Unhas Prof. Dr. Ir. Rahmadi Tambaru, M.Si., Dekan Fak.Kelautan dan Perikanan Unhas Prof. Dr. Mahatma, ST.M.Sc., Prof. Dr. Ir. Abdul Rasyid J, M.Si., (Pemateri), Dr. Ir. Arniati, M.Si., (Pemateri), Dr. Inayah Yasir, M.Si., (Pemateri), Kepala Desa Palipi Soreang Wardin wahid, SH.
Prof. Dr. Mahatma saat ditemui usai kegiatan mengatakan bahwa apa yang dilakukan di Desa Palipi Soreang adalah merupakan bagian dari wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).
Ia menjelaskan, Tri Dharma PT ada tiga, yang pertama di kampus melakukan proses belajar dan mengajar; kedua, melakukan penelitian; dan yang ketiga adalah pengadian kepada masyarakat, hasil dari semua pembelajaran termasuk penelitian itu diaplikasikan kepada masyarakat.
“Inilah tujuan kami di Majene khususnya di Desa Palipi Soreang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Prof Mahatma.
Hal senada disampaikan Ketua Departemen Ilmu Kelautan Prof Rahmadi Tambaru menyampaikan bahwa pihaknya membawa rombongan mulai dari dosen hingga mahasiswa yang tergabung ke dalam dua kelompok Mahasiswa.
“Mahasiswa yang dimaksud adalah S1 Sarjana dan S2 Magister, jadi kami ke sini dalam rangka pengabdian kepada masyarakat,” kata Prof. Rahmadi Tambaru.
Ia juga menjelaskan tekhnis dari pelaksanaan tersebut. Pertama pelaksanaan penyuluhan terkait keselamatan nelayan dan ekosistem di pesisir. Yang kedua terkait dengan diversifikasi perikanan. Dan yang ketiga adalah penyuluhan kompos, yakni dari sampah organik diolah menjadi kompos.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Wardin Wahid mengapresiasi kedatangan rombongan dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Unhas.
“Saya berterima kasih kepada Prof. Rahmadi dalam hal ini beliau putra daerah yang menunjuk Desa Palipi Soreang sebagai tempat sosialisasi,” ucapnya.
Menurut Wardin, kegiatan ini bertujuan memberi pengetahuan bagaimana masyarakat Desa Palipi Soreang memahami bahwa ternyata ikan bisa diolah menjadi ikan kaleng tanpa menggunakan kaleng.
Melalui kegiatan ini masyarakat akan terinovasi terutama tentang keselamatan di laut, pengolahan ikan, dan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
Kehadiran civitas akademika Unhas, kata Wardin, merupakan kehormatan bagi warga Desa Palipi Soreang dan sekaligus untuk memberikan ilmu agar pola pikir masyarakat berubah sehingga pendapatan juga bertambah, jika pendapatan masyarakat meningkat maka pendapatan desa juga akan meningkat. (Jufri)
