Penabung terbanyak diberi cindera mata
Majene, mandarnews.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 23 Sirindu Kec.Pamboang Kab.Majene Prov.Sulawesi Barat (Sulbar) menyerahkan tabungan muridnya yang telah berhasil tamat. Penyerahan tabungan diserahkan saat acara Penamatan dan Pelepasan yang digelar di Pelataran SD Negeri No. 23 Sirindu, Kamis (25/6/26).
Jumlahnya tabungan mencapai Rp.35.990.000,- Sebenarnya di awal tahun 2020 jumlah tabungan siswa mencapai Rp.51.141.000,- dari 17 orang siswa. Namun di perjalanan ada orng tua siswa menarik tabungannya karena alasan kabutuhan mendesak.
“Program menabung menjadi salah satu upaya sekolah untuk menanamkan kebiasaan baik dalam mengelola keuangan dan menumbuhkan sikap disiplin serta tanggung jawab sejak dini,” ucap Asmanti, SPd., MPd., Kepala SD Negeri No. 23 Sirindu
seusai sambutan dalam acara penamatan dan pelepasan.
Menurut Asmanti, pihak sekolah telah mepersiapkan acara penamatan dan pelepasan jauh hari. Guru kompak dan saling mendukung. Kerja sama yang baik juga terjalin antara guru, komite dan orang tua murid.
Awalnya, direncanakan akan melaksanakan rekreasi. Namun saat rapat dengan orang tua murid tidak setuju karena beberapa pertimbangan. di antaranya kekuatiran akan musibah yang sering terjadi menimpa perekreasi.
Akhirnya diputuskan kegiatan penamatan dan pelepasan digelar di sekolah. Bakat seni anak didik yang selama ini terpendam bisa terlampiaskan di atas panggung.
Ketua Komite Akhsan, SAg. hadir dalam acara penamatan dan pelepasa. Ia berharap agar murid Kelas VI yang telah lulus tetap semangat belajar semoga dapat melanjutkan pendidikannya di sekolah mana saja yang mereka inginkan dan dianggap berkwalitas.
Kepada orang tua murid diharapkan memberikan motivasi dan semangat belajar kepada anak.
“Kawal pendidikan mereka karena motivasi yang kita berikan itu merupakan modal besar untuk lebih sukses ke depannya,” kata Akhsan.
Pengawas SD yang mewakili Kepala UPTD Pendidikan Kec.Pamboang, Syamsuddin, SPd.SD juga hadir dan memberi apresiasi kepada warga SD Negeri No. 23 Sirindu yang mampu menggelar penamatan di sekolah sendiri.
“Dari dua puluh delapan sekolah dasar negeri di Kec.Pamboang baru berkisar enam sekolah yang melakukan kegiatan seperti ini,” ungkap Syamsuddin.
Ia berharap agar sekolah lain dapat mencontoh kegiatan seperti ini, walau biayanya murah tetapi orang tua murid juga turut menikmati, merasakan dan melihat anaknya tamat, dari pada pergi piknik, rekreasi ke luar daerah biayanya, mahal orang tua murid tidak merasakan hasilnya.
Syamsuddin juga menyampaikan pesan kepada kelas VI yang sudah tamat bahwa hari ini bukanlah akhir dari segalanya, tetapi hari ini merupakan awal untuk menempuh dan menggapai cita-cita, tuntulah ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, belajar lebih giat dan taatlah kepada kedua orang tua serta gurumu.
“Dan kepada orang tua murid tuntunlah mereka karena peran orang tualah yang akan menentukan keberhasilan anak-anak kita,” tuturnya.
Setelah sambutan-sambutan dilanjutkan pembacaan siswa terbaik dan penyerahan cindra mata kepada penabung terbanyak satu sampai empat.
Selain Pengawas SD dan Ketua Komite hadir pula para kepala sekolah, Dewan Guru, Tokoh Masyarakat dan orang tua murid yang Tamat.(Jufri)
